php
Thursday, June 23, 2011
Add Comment
PHP PHP: Hypertext Preprocessor Paradigma: imperatif, berorientasi objek, prosedural, reflektif Perancang: Rasmus Lerdorf Pengembang: The PHP Group Sistem pengetikan: Dinamis, lemah Mempengaruhi: PHP4Delphi Lisensi: Lisensi PHP Situs web: www.php.net PHP: Hypertext Preprocessor[1] adalah bahasa skrip yang dapat ditanamkan atau disisipkan ke dalam HTML.[2] [3] PHP banyak dipakai untuk memrogram situs web dinamis. PHP dapat digunakan untuk
membangun sebuah CMS. Sejarah PHP Pada awalnya PHP merupakan
kependekan dari Personal Home
Page (Situs personal). PHP
pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. Pada waktu itu PHP masih bernama
Form Interpreted (FI), yang
wujudnya berupa sekumpulan
skrip yang digunakan untuk
mengolah data formulir dari web. Selanjutnya Rasmus merilis kode
sumber tersebut untuk umum
dan menamakannya PHP/FI.
Dengan perilisan kode sumber ini
menjadi sumber terbuka, maka banyak pemrogram yang tertarik untuk ikut
mengembangkan PHP. Pada November 1997, dirilis PHP/
FI 2.0. Pada rilis ini, interpreter PHP sudah diimplementasikan
dalam program C. Dalam rilis ini disertakan juga modul-modul
ekstensi yang meningkatkan
kemampuan PHP/FI secara
signifikan. Pada tahun 1997, sebuah
perusahaan bernama Zend
menulis ulang interpreter PHP
menjadi lebih bersih, lebih baik,
dan lebih cepat. Kemudian pada
Juni 1998, perusahaan tersebut merilis interpreter baru untuk
PHP dan meresmikan rilis
tersebut sebagai PHP 3.0 dan
singkatan PHP diubah menjadi akronim berulang PHP: Hypertext Preprocessing. Pada pertengahan tahun 1999,
Zend merilis interpreter PHP
baru dan rilis tersebut dikenal
dengan PHP 4.0. PHP 4.0 adalah
versi PHP yang paling banyak
dipakai pada awal abad ke-21. Versi ini banyak dipakai
disebabkan kemampuannya
untuk membangun aplikasi web
kompleks tetapi tetap memiliki
kecepatan dan stabilitas yang
tinggi. Pada Juni 2004, Zend merilis PHP 5.0. Dalam versi ini, inti dari
interpreter PHP mengalami
perubahan besar. Versi ini juga
memasukkan model pemrograman berorientasi objek ke dalam PHP untuk menjawab perkembangan
bahasa pemrograman ke arah
paradigma berorientasi objek. Contoh program Program Hello World Program Hello World yang ditulis menggunakan PHP adalah sebagai
berikut: echo "Hello World";
?> Program bilangan Fibonacci Berikut ini adalah contoh
program yang relatif lebih
kompleks yang ditulis dengan
menggunakan PHP. Contoh
program ini adalah program
untuk menampilkan 20 bilangan pertama dari deret bilangan Fibonacci. function fibonacci_seq( $ panjang ) {
for( $l = array(0,1), $i =
2, $x = 0; $i < $panjang; $i++ )
$l[] = $l[$x++] + $l[$
x];
return $l; } fibonacci_seq(20);
// Angka "20" dapat
diganti sesuai keinginan
?> Kelebihan PHP Dari Bahasa
Pemrograman Lain Beberapa kelebihan PHP dari
bahasa pemrograman web,
antara lain: 1. 'Bahasa pemrograman PHP
adalah sebuah bahasa
script yang tidak
melakukan sebuah kompilasi
dalam penggunaanya.' 2. 'Web Server yang
mendukung PHP dapat
ditemukan dimana - mana
dari mulai apache, IIS,
Lighttpd, hingga Xitami
dengan konfigurasi yang relatif mudah.' 3. 'Dalam sisi pengembangan
lebih mudah, karena
banyaknya milis - milis dan
developer yang siap
membantu dalam
pengembangan.' 4. 'Dalam sisi pemahamanan,
PHP adalah bahasa
scripting yang paling mudah
karena memiliki referensi
yang banyak.' 5. 'PHP adalah bahasa open
source yang dapat
digunakan di berbagai
mesin (Linux, Unix,
Macintosh, Windows) dan
dapat dijalankan secara runtime melalui console
serta juga dapat
menjalankan perintah-
perintah system.' Tipe data PHP memiliki 8 (delapan) tipe
data yaitu : 1. Integer 2. Double 3. Boolean 4. String 5. Object 6. Array 7. Null 8. Nill 9. Resource
membangun sebuah CMS. Sejarah PHP Pada awalnya PHP merupakan
kependekan dari Personal Home
Page (Situs personal). PHP
pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. Pada waktu itu PHP masih bernama
Form Interpreted (FI), yang
wujudnya berupa sekumpulan
skrip yang digunakan untuk
mengolah data formulir dari web. Selanjutnya Rasmus merilis kode
sumber tersebut untuk umum
dan menamakannya PHP/FI.
Dengan perilisan kode sumber ini
menjadi sumber terbuka, maka banyak pemrogram yang tertarik untuk ikut
mengembangkan PHP. Pada November 1997, dirilis PHP/
FI 2.0. Pada rilis ini, interpreter PHP sudah diimplementasikan
dalam program C. Dalam rilis ini disertakan juga modul-modul
ekstensi yang meningkatkan
kemampuan PHP/FI secara
signifikan. Pada tahun 1997, sebuah
perusahaan bernama Zend
menulis ulang interpreter PHP
menjadi lebih bersih, lebih baik,
dan lebih cepat. Kemudian pada
Juni 1998, perusahaan tersebut merilis interpreter baru untuk
PHP dan meresmikan rilis
tersebut sebagai PHP 3.0 dan
singkatan PHP diubah menjadi akronim berulang PHP: Hypertext Preprocessing. Pada pertengahan tahun 1999,
Zend merilis interpreter PHP
baru dan rilis tersebut dikenal
dengan PHP 4.0. PHP 4.0 adalah
versi PHP yang paling banyak
dipakai pada awal abad ke-21. Versi ini banyak dipakai
disebabkan kemampuannya
untuk membangun aplikasi web
kompleks tetapi tetap memiliki
kecepatan dan stabilitas yang
tinggi. Pada Juni 2004, Zend merilis PHP 5.0. Dalam versi ini, inti dari
interpreter PHP mengalami
perubahan besar. Versi ini juga
memasukkan model pemrograman berorientasi objek ke dalam PHP untuk menjawab perkembangan
bahasa pemrograman ke arah
paradigma berorientasi objek. Contoh program Program Hello World Program Hello World yang ditulis menggunakan PHP adalah sebagai
berikut: echo "Hello World";
?> Program bilangan Fibonacci Berikut ini adalah contoh
program yang relatif lebih
kompleks yang ditulis dengan
menggunakan PHP. Contoh
program ini adalah program
untuk menampilkan 20 bilangan pertama dari deret bilangan Fibonacci. function fibonacci_seq( $ panjang ) {
for( $l = array(0,1), $i =
2, $x = 0; $i < $panjang; $i++ )
$l[] = $l[$x++] + $l[$
x];
return $l; } fibonacci_seq(20);
// Angka "20" dapat
diganti sesuai keinginan
?> Kelebihan PHP Dari Bahasa
Pemrograman Lain Beberapa kelebihan PHP dari
bahasa pemrograman web,
antara lain: 1. 'Bahasa pemrograman PHP
adalah sebuah bahasa
script yang tidak
melakukan sebuah kompilasi
dalam penggunaanya.' 2. 'Web Server yang
mendukung PHP dapat
ditemukan dimana - mana
dari mulai apache, IIS,
Lighttpd, hingga Xitami
dengan konfigurasi yang relatif mudah.' 3. 'Dalam sisi pengembangan
lebih mudah, karena
banyaknya milis - milis dan
developer yang siap
membantu dalam
pengembangan.' 4. 'Dalam sisi pemahamanan,
PHP adalah bahasa
scripting yang paling mudah
karena memiliki referensi
yang banyak.' 5. 'PHP adalah bahasa open
source yang dapat
digunakan di berbagai
mesin (Linux, Unix,
Macintosh, Windows) dan
dapat dijalankan secara runtime melalui console
serta juga dapat
menjalankan perintah-
perintah system.' Tipe data PHP memiliki 8 (delapan) tipe
data yaitu : 1. Integer 2. Double 3. Boolean 4. String 5. Object 6. Array 7. Null 8. Nill 9. Resource
0 Response to "php"
Post a Comment
terima kasih telah membaca postingku. Semoga kalian di sayang oleh Allah S.W.T amin !, silahkan beri komentar atau pertanyaan.